
Memperoleh Kesejahteraan & Perubahan Adalah Hak Bagi Komonitas Indogenus
1-.-0.2009
Memperoleh Kesejahteraan & Perubahan Adalah Hak Bagi Komonitas Indogenus
Pada saat sekarang ini isu mengenai kerusakan lingkungan sangat gencar didiskusikan di forum-forum nasional maupun internasional. Salah satu faktor penyebab diantaranya adalah isu tentang maraknya pembangunan perkebunan kelapa sawit.
Mari kita lihat secaranyata apa sebenarnya yang terjadi dil lapangan pada saat sekarang ini. Pembangunan perkebunan kelapa sawit dilakukan di atas lahan hutan sekunder (hutan yang telah dibuka sebelumnya). Oleh karenyanya tidak benar perkebunan kelapa sawit menjadi faktor utama dalam penyumbang kerusakan hutan.
Selain itu pembangunan perkebunan kelapa sawit yang dilakukan di daerah terperpencil dapat dijadikan sebagai katalisator ( faktor pemercepat) pembangunan. Pembangunan yang terlalu terkonsentrasi di daerah perkotaan (bias perkotaan), yang telah siap dengan infrastrukturnya, telah membuat pemerataan pembangunan menjadi terhambat dan pada akhirnya pemerataan tingkat kesejahteraan hidup dan pendapatan menjadi tidak merata.
Masyarakat asli dan kaum adat ( Indogenus), yang mendiami wilayah-wilayah terpencil banyak dipandang sebagai aset keragaman budaya semata. Mereka diposisikan sebagai komonitas budaya yang harus dipertahankan dengan jalan melindungi habitat asli tempat mereka berada. Perlakuan seperti ini hanya akan menciptakan isolasi budaya dan pemasungan perkembangan intelektual dari komonitas Indogenus.
Manusia adalah mahluk dinamis, komonitas Indogenus adalah subjek pembangunan dan bukan objek pembangunan. Mendekatkan titik pertumbuhan ekonomi dengan pembukaan perkebunan kelapa sawit adalah salah satu jalan untuk membuka isolasi budaya dan pemasungan intelektual yang telah dialami bertahun-tahun.
Reposisi pola pemikiran seperti ini perlu dipahami bersama sebagai kunci dalam pengembangan pembangunan yang berwawasan sosial dan kemasyarakatan. Melestarikan budaya dengan memperkuat subjek pemegang budaya (masyarakat adat) akan lebih efektif dan bernilai guna.
Mari kita dukung bersama pelestarian budaya dan lingkungan, dengan tidak menghilangkan hak kaum Indogenus untuk dapat meningkatkan kesejahteraan dan melakukan transformasi sosial budaya.
Dengan kerangka pembangunan perkebunan kelapa sawit yang berwawasan lingkungan dan budaya inilah PT. Bima Palma Nugraha terus eksis dalam usahanya menjadi mitra sejajar dalam pembangunan perekonomian di wilayah Kalimantan Timur.


